Home > Publication > Opinion > TIPS MENJADI PENYIAR RADIO YANG BAIK

TIPS MENJADI PENYIAR RADIO YANG BAIK

oleh: Nita Fauziah*

Menjadi penyiar radio di usia SMA atau mungkin yang saat ini masih duduk di bangku kuliah merupakan satu profesi yang menyenangkan sekaligus membanggakan. Selain menambah uang jajan juga meningkatkan citra diri. Apalagi jika kamu berkesempatan untuk mewawancarai artis idola. Ditambah kalau ada orderan side job untuk menjadi MC, Wow..

Pastinya isi dompetmu bakalan berlimah ruah gegap gempita hip-hip hura.

Tapi tentunya untuk sampai ke garis tersebut diperlukan waktu atau proses yang tidak sebentar.

Kebanyakan dari mereka, memulai karier menjadi seorang Penyiar radio sejak duduk di bangku SMA, dan biasanya melalui proses “coba-coba” lamar tapi berharap banyak. Dari situlah bakat dan kemampuan siaranmu harus selalu di asah sampai kamu benar-benar mampu menjadi penyiar profesional nantinya.

Stop dreaming guys!!! Untuk mencapai semua itu pastinya diperlukan persiapan yang matang, entah itu fisik, mental, pengalaman dan lain-lain. Dan kita bisa mulai dari hal yang kecil-kecil dulu nih.

  1. Membekali Diri

Sebelum memutuskan untuk terjun menjadi penyiar radio, seseorang harus siap, bersedia, dan mengetahui tentang profesi penyiar radio. Untuk calon penyiar harus membekali diri sendiri. Bekal yang dimaksud dapat berupa pengetahuan yang luas, dll.

  1. Banyak Mencari Tahu (KEPO)

Seorang calon penyiar radio dituntut untuk banyak tahu. Bayak tahu dalam artian memiliki wawasan yang luas. Hal ini disebabkan ketika On Air, para pendengar akan menilai bahwa sang penyiar adalah seorang yang maha tahu. Karena penyiar radio juga merupakan manusia biasa, tentulah tidak semua diketahuinya. Untuk itulah seorang penyiar harus banyak mencari tahu untuk menambah perbendaharaan wawasan yang dimilikinya.

  1. Cinta Musik

Dalam penyiaran radio, pasti tidak akan lepas dari yang namanya musik. Mulai dari pembuka hingga penutup, program radio pasti akan didominasi akan suara musik (kecuali program tertentu). Ada loh yang gak begitu suka dengerin musik . padahal Radio identik dengan musik. Dan diharapkan musik justru akan menambah Mood siaran kamu.

  1. Perhatikan Attitude

Berani menjadi seorang penyiar berarti berani menjadi sorotan di public. Karena seorang penyiar radio akan mengundang banyak perhatian orang, maka dari itu seorang penyiar radio harus mampu menjaga attitude (sikap). Semakin sopan sikap kita, semakin santun tingkah laku kita, seorang penyiar radio akan lebih dihormati dan disegani. Jangan sombong, tulus, tetap rendah hati dan trus belajar. Bukankah pendengar suka dengan penyiar-penyiar seperti itu?

  1. Latihan Vokal Ucapkan Ejaan A-I-U-E-O Dengan Benar

Saat penyiar radio sedang On Air, tidak bisa ditampik bahwa suara adalah syarat dan hal yang sangat wajib di radio. Entah suara music, ataupun suara bercerita sang penyiar. Terkadang saat kita bercerita, kita akan menemui saat dimana kita akan kesulitan mengucapkan sebuah kata. Sering kali penyiar menghadapi situasi demikian saat membawakan program yang bernuansa semangat. Dalam program ini, penyiar radio diharuskan untuk berbicara dengan nada semangat. Untuk itu, kadang penyiar meningkatkan kecepatan berbicaranya (walau tidak semua) agar terlihat semangat. Saat berbicara sedikit cepat inilah kadang suatu kata akan terucap tidak jelas, salah pengucapan dll. Untuk itu, latihan vocal diperlukan seperti A I U E O. Kemampuan ini bukan berasal dari bakat, tapi lewat latihan. kalau merasa kamu berbicara seperti orang bergumam, langsung perbaiki. Ucapkan kata-kata dengan tulus dan Jelas. Ikut teater adalah ide yang bagus.

  1. GAUL donks

Seorang calon penyiar diharuskan untuk gaul. Bukan gaul dalam artian perilaku yang mengganggu, kacau, nakal, dll. Ini dikarenakan adanya penyimpangan dari makna gaul itu sendiri. Disini gaul yang dimaksud adalah selalu up-date dengan apa-apa saja yang sedang trend dan popular di masyarakat, berita atau informasi apa saja yang ramai dibicarakan. Karena sangat memalukan untuk penyiar radio, jika tidak mengetahui hot news disekitarnya. Ya seperti kamu jalan-jalan, nyoba-nyoba makanan-makanan yang ada di kotamu. Tau kan alasannya?

  1. Siapkan Surat Lamaran Yang Oke

Cover letter atau surat pengantarnya lebih baik menggunakan bahasa Inggris, sedangkan CV diisi dengan pengalaman-pengalaman yang layak dipamerkan dan tentunya mampu mendukung surat lamaran kita menjadi salah satu kandidat kuat.

  1. Kira-kira ortu setuju gak kamu jadi penyiar?

Soalnya masih banyak ortu yang kolot yang menganggap kalau menjadi penyiar radio tak ada gunanya. Stop!!! Ikuti kata hatimu aja deh.

  1. Berdoa

Menjadi penyiar radio adalah langkah pertama masuk ke dalam dunia entertaint. Kerap kali banyak cobaan yang dating. Menjadi hal wajib sebagai penyiar radio yang beriman untuk berdoa menurut keimanan masing-masing.

“Ya Tuhan, kalau memang ini jalanku tolong dibuka dan dimudahkan. tapi kalau ini bukan yang terbaik, ikhlaskan hati hambamu ini. karena hamba percaya apa yang Engkau berikan adalah yang terbaik bagi HambaMu” (sampai doa juga diajarin hahaha)

  1. Biar genap aja. Hehehehe……

*Penulis adalah Mahasiswi Jurusan Broadcasting Universitas Mercubuana