Home > Publication > Feature > Techno of The Week: Ilmuwan Muslim yang Berpengaruh di Dunia

Techno of The Week: Ilmuwan Muslim yang Berpengaruh di Dunia

JAKARTA – Ilmuwan muslim mencetuskan teknologi yang sampai saat masih dipakai. Berikut ilmuwan muslim yang berpengaruh di dunia fotografi sebagai pencetus kamera pertama dan ilmuwan muslim di bidang kedokteran.
‘Buku 1001 penemuan dan Fakta Mempersona Peradaban Muslim’ mengungkap hasil eksperimen yang dilakukan oleh Ibnul Haitsam dengan cahaya di ruangan gelap. Temuan yang dikenal dengan nama ‘camera obscura’ menjadi dasar penemuan kamera modern.

Ibnul-Haitsam, seorang ahli matematika, ahli astronomi dan ahli fisika menggunakan percobaan untuk melanjutkan penelitian Al-Kindi dan menghasilkan teori penglihatan yang lebih rinci.

Ibnul-Haitsam meneliti kamera berlubang kecil ketika dia menjadi tahanan rumah di Kairo, Mesir. Setelah menemukan bahwa semakin kecil lubangnya, semakin terfokus cahaya dan semakin tajam gambar yang dihasilkan.
Ia membuktikan bahwa cahaya merambat melalui garis lurus. Penemuan ini mengarah ke penemuan camera obscura, awal mula kamera modern.

Ilmuwan muslim lainnya, Al-Zahrawi atau Albucasis lahir pada 936 masehi di dekat Kordoba, Spanyol, dan meninggal pada 1013. Ia merupakan salah satu tokoh ilmuwan muslim yang berjasa karena menjabarkan lebih dari 200 peralatan bedah.

Al-Zahrawi menulis 30 jilid ensiklopedia tentang pembedahan dan pengobatan. Tidak hanya itu, ia juga merintis penggunaan benang jahit bedah untuk menjahit organ dalam tubuh.

Dalam berbagai sumber dijelaskan, Al-Zahrawi menulis Al-Tasrif, kumpulan praktik kedokteran. Al-Tasrif berisi berbagai topik mengenai kedokteran, termasuk di antaranya tentang gigi dan kelahiran anak.

Al-Tasrif diterjemahkan ke bahasa Latin oleh Gerardo dari Cremona pada abad ke-12, dan selama lima abad Eropa Pertengahan, buku tersebut menjadi sumber utama dalam pengetahuan bidang kedokteran di Eropa.

Dalam kitab yang diwariskannya bagi peradaban dunia itu, Al-Zahrawi secara rinci dan lugas mengupas tentang ilmu bedah, orthopedi, opththalmologi, farmakologi, serta ilmu kedokteran secara umum. (ahl)

Sumber: Okezone