Home > News > Sikap Diskriminatif Meningkat, Warga Amerika Gunakan Peniti Sebagai Aksi Solidaritas

Sikap Diskriminatif Meningkat, Warga Amerika Gunakan Peniti Sebagai Aksi Solidaritas

New York, MataAir.tv-Kemenangan Donald Trump pada pemilihan presiden Amerika Serikat kemarin menimbulkan polemik tersendiri. Banyak pihak yang menganggap kemenangan Trump adalah mimpi buruk bagi Amerika.

Beberapa hari setelah hari kemenangan tersebut, berbagai reaksi bermunculan di sebagian besar wilayah Amerika, salah satunya adalah Safety Pin. Sebuah upaya dari masyarakat untuk membuat Amerika menjadi tempat yang nyaman bagi siapapun.

Safety Pin merupakan aksi solidaritas, di mana mereka yang menggunakan peniti tersebut di pakaiannya menandakan bahwa mereka adalah tempat yang bisa dimintai pertolongan oleh siapapun yang menjadi korban tindakan rasisme di muka publik.

Gerakan #SafetyPin mulai meramaikan media sosial pasca kemenangan Donald Trump. (Foto: twitter.com)
Gerakan #SafetyPin mulai meramaikan media sosial pasca kemenangan Donald Trump. (Foto: twitter.com)

Donald Trump memang banyak mendapat kecaman atas sikap intoleran terhadap kaum minoritas Amerika yang ditunjukkannya selama masa kampanye. Namun, hasil pemungutan suara pada 8 November 2016 lalu berkata lain. Perolehan sara yang ia raih lebih unggul dibanding lawannya, Hillary Clinton, yang menjadikannya sebagai presiden Amerika ke 45.

Sumber: Bintang