Home > News > Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Jakarta, MataAir.tv-Pendidikan merupakan fondasi utama dan terpenting untuk menambah wawasan, membentuk karakter, dan meningkatkan daya saing seseorang. Di Indonesia, pendidikan dimaknai sebagai upaya untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, serta berdasarkan falsafah dan pandangan hidup bangsa, Pancasila.

Apalagi Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla tengah mengagendakan revolusi mental guna mengubah cara pandang pikiran, sikap, dan perilaku agar berorientasi pada kemajuan, termasuk dalam pendidikan. Harapannya, para siswa mampu menjiwai nilai-nilai Pancasila dan mengamalkannya dalam pergaulan sehari-hari. Dari pendidikan karakter, diharapkan bisa melahirkan pribadi-pribadi yang berintegritas, mau bekerja keras, dan punya semangat gotong royong.

Pada tahap berikutnya, pendidikan berfungsi untuk mengembangkan kemampuan, meningkatkan kualitas, pribadi, dan watak serta peradaban bangsa yang bermartabat. Karena itu, tolak ukur keberhasilannya adalah menghasilkan warga negara yang mampu berkarya dan memiliki budi pekerti luhur. Selain itu, setiap warna negara diharapkan mempunyai kesetiakawanan sosial, tanggung jawab dan disiplin sosial, serta sikap moral yang baik. Untuk tujuan itulah pendidikan karakter kembali diselenggarakan di berbagai sekolah.

Namun persoalannya kini adalah pendidikan karakter yang diajarkan di berbagai institusi pendidikan belum mencapai hasil maksimal. Nilai-nilai Pancasila yang seharusnya menjadi dasar setiap langkah dan sikap siswa mulai diabaikan, atau sekadar dihafalkan tanpa menginternalisasi nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari.

Berangkat dari pemikiran tersebut, Pusat Studi Islam dan Kenegaraan-Indonesia (PSIK-Indonesia) bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan diskusi bertajuk “Pendidikan Karakter sebagai Basis Revolusi Mental”. Acara yang diselenggarakan pada Kamis, 29 September 2016 dan bertempat di Ruang Teater Lantai 2, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, menghadirkan narasumber seperti Dr Yayah Nurmaliah, Dosen UIN Jakarta; Yudi Latif, Ph.D, intelektual muslim; Ferdinal Lafendri, M.A, Motivator Great Teacher.

Source: Kementrian Koordinator Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan RI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *