Home > News > Hardiknas: Mataair Foundation Berharap Ekstrakulikuler Sekolah Dapat Menjadi Wadah Pendidikan Vokasi Siswa

Hardiknas: Mataair Foundation Berharap Ekstrakulikuler Sekolah Dapat Menjadi Wadah Pendidikan Vokasi Siswa

Mataair.tv, Jakarta—Harapan di Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) disampaikan oleh Direktur Mataair Foundation, Muhammad A Idris, untuk pemerintah perlunya evaluasi ekstrakulikuler di sekolah-sekolah. Selasa (02/04)

Hal ini penting baginya melihat ekstrakulikuler sekolah yang sangat strategis untuk pengenalan pendidikan vokasi dan penunjang pembentukan karakter siswa.

“Pendidikan vokasi itu harus ditumbuhkan sejak usia pelajar. Jadi biar terbentuk dan terarah. Karena Ekstrakulikuler ini sangat trategis untuk penyaluran ide dan minat anak-anak. Jadi harus dimaksimalkan” tuturnya

Selain itu peran guru pendamping ekstrakulikuler yang lebih dekat dengan siswa menambah posisi strategis untuk mengarahkan minat dan hobi. Dirinya juga mengkritik banyak pihak sekolah yang hanya menyediakan ekstrakulikuler dibidang yang telah banyak digelar kompetisi hanya untuk mengharumkan nama almamater.

“Peran guru pedamping ini kan udah dianggap kaya orang tua sendiri, jadi sangat pas kalau untu mengarahkan minat dan hobi. Sayangnya banyak sekolah yang belum sadar akan hal ini dan hanya mementingkan ekstrakulikuler yang ada kompetisinya” tambahnya

Baginya hal tersebut sah-sah saja, namun alangkah adilnya jika ekstrakulikuler dapat berbanding lurus dengan penumbuhan dan pengembangan skill yang nantinya akan sangat bermanfaat bagi para siswa. Hal ini pemerintah harus turun tangan agar tidak berlarut-larut.

“Kalau Cuma marching band atau kesenian yang lain itu fine-fine aja. Tapi kalau mereka misalnya diajarkan menulis, public speaking, atau ketrampilan yang sekiranya banyak manfaatnya bagi siswa dikemudian hari kan bagus” tambahnya

Selain itu ekstrakulikuler juga sangat setrategis untuk penunjang pembentukan karakter siswa yang lebih percaya diri sebagai anak bangsa. Hal ini dapat menjadi benteng krisis kepercayaan diri dari globalisasi dan paham-paham keagamaan yang tidak sesuai dengan karakter bangsa. (bib)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *