Home > Publication > Feature > 10 Tip Meningkatkan Skill Fotografi

10 Tip Meningkatkan Skill Fotografi

Image result for foto jurnalistik terbaik dunia
foto: tim laman

Jakarta, MataAir.tv- Fotografi menjadi salah satu skill yang sangat dibutuhkan hari ini. di era digital saat ini fotografi memiliki market yang besar bagi para ahli. Menjadi foodstylist photograp, fashion, jurnalis dll. So, berikut tips buat kamu yang ingin mahir di fotografi.

Pelajari dengan baik fungsi dan fitur kamera
Berapa banyak dari kita yang membaca buku manual kamera? Sedikit sekali. Apa pun kamera Anda, sebaiknya baca secara tuntas semua fungsi, dan bagaimana cara menggunakannya untuk mendapatkan hasil terbaik. Tidak masalah apakah kamera DSLR, kamera saku, atau kamera ponsel, pemahaman akan cara kerjanya dan apa yang bisa kamu lakukan dengan kamera dapat membantu Anda menggunakannya dengan efektif.

Jika Anda tidak punya banyak waktu untuk membaca buku manual secara tuntas, coba cari hal-hal yang baru bagi Anda. Bisa juga via website atau blog. Siapa tahu ada yang sudah mereview kamera Anda. Lakukan pencarian dengan Google, mungkin ada hal-hal menarik yang diulas di sana, yang tidak ada dalam buku manual.

Baca tutorial setiap hari

Buatlah komitmen untuk meluangkan waktu membaca (dan mempraktikkan) tutorial setiap hari. Ada ratusan, bahkan ribuan, blog fotografi yang menulis panduan dan tutorial yang akan mengajari Anda hal-hal baru.

Memotret still life di rumah

Seorang fotografer top pernah berkata, “kalau ingin mendapatkan foto bagus, cobalah keluar rumah.” Kata-kata itu ada benarnya. Tapi untuk mengasah skill-skill dasar, cobalah dulu membuat sesi still life…di dalam rumah atau kamar kamu sendiri. kamu bisa memotret benda-benda seperti bunga, makanan, perhiasan, mainan, atau apa pun. Praktikkan teknik-teknik seperti komposisi dan pencahayaan. Selain menghemat biaya perjalanan, cara ini juga menghemat waktu.

Lakukan photowalk di kota Anda

Jika ada kesempatan untuk berjalan-jalan di sekitar rumah atau kota tempat tinggal Anda, lakukanlah. kamu mungkin sudah ribuan kali melewati suatu tempat tertentu dan tidak pernah berpikir untuk menjadikannya subjek foto. Ini salah satu cara melatih kepekaan. Bakal banyak sekali peluang atau kemungkinan yang bisa difoto dalam lingkup kota.

Keluar pada pagi dan sore hari

Jika ada hal yang patut diburu oleh seorang fotografer, itulah golden hours. Pagi hari, waktu dengan cahaya masih lembut adalah pukul 5.30-8.00. Sedangkan pada sore hari sekitar pukul 16.00-18.30. Jika kamu seorang pekerja kantoran, golden hours bisa dimanfaatkan untuk memotret kondisi lalu lintas di pagi hari, atau suasana di terminal atau titik-titik arus manusia lainnya untuk mendapatkan nuansa street photography.

Berkomunitas dan Belajar Serius

Berkomunitas dengan hobi yang sama akan membuat kamu cepat mahir dalam skill fotografi. Karena dengan berkomunitas kamu bisa sharing tips dan trik fotografi. Oleh karenanya komunitas MataAir akhir pekan ini akan mengadakan event yang sangat kamu perlukan yaitu Djakarta Creative School (DCS). Event ini meliputi pelatihan menulis, fotografi dan berbagai skill lainnya. DCS akan diisi oleh novelis terkenal Muammar Emka, Jurnalis Senior M. Fathul Maskur dan para fotografer yang akan berbagi tips untuk kamu.

Temukan perspektif yang unik

Kadangkala, foto yang menarik datang dari perspektif yang menarik.  Cobalah memotret dengan ground level (atau frog eye) ketimbang eye level, gunakan tangga untuk mendapat sudut yang ekstrem, dan banyak cara lainnya.

Mulai gunakan tripod

Kegunaan tripod bukan hanya untuk menjaga kamera tetap “steady” sehingga menghasilkan foto yang tajam, melainkan ada keuntungan tersembunyi lain. Dengan menggunakan tripod, Anda “dipaksa” untuk bekerja dengan lebih hati-hati. Anda akan membutuhkan waktu untuk mendapatkan komposisi yang benar, dan bakal berpikir lebih banyak. Dengan tripod, Anda juga bisa bereksperimen dengan teknik long exposure.

Langgar kebiasaan-kebiasaan Anda

Kebanyakan dari kita memiliki kebiasaan-kebiasaan tertentu dalam memotret: subjek yang biasa kita ambil, waktu yang kita pilih, lokasi, komposisi, sampai alur kerja pascaproduksi. Cobalah sesekali melanggar kebiasaan itu agar Anda mengenal hal baru dan mencoba hal baru. Jangan-jangan hal baru justru memperbaiki kelemahan Anda. Misal, jika Anda selalu memotret saat pagi hari, cobalah sore hari. Jangan-jangan Anda justru lebih “akrab” dengan cahaya jingga.

 Minta masukan/kritik

Kunci untuk memperbaiki diri adalah mendapatkan masukan dari orang lain. Anda bisa melakukannya dengan menanyakan pendapat teman dan keluarga, apa yang mereka suka/tidak suka dari foto Anda. Saat ini, banyak pula medium untuk mendapatkan feedback dari orang, salah satunya ya.

(Sumber: fotokita.com/diolah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *