Home > News > Talkshow Pendidikan; Membangun Karakter Bangsa melalui Filantropi Pendidikan

Talkshow Pendidikan; Membangun Karakter Bangsa melalui Filantropi Pendidikan

Jakarta – MataAir.tv, Bertempat di studio broadcasting Universitas Mercubuana, MataAir menghadiri talkshow bertajuk membangun karakter bangsa melalui filantropi pendidikan. Kegiatan yang dihelat oleh mahasiswa broadcasting fakultas ilmu komunikasi ini menghadirkan CEO MataAir.tv yaitu Muhammad Abdul Idris. Sebagai komunitas yang membawa misi filantropi pendidikan, Idris diminta bicara mengenai kontribusi MataAir sejauh ini dalam pembangunan karakter bangsa melalui filantropi pendidikan. Talkshow yang berlangsung meriah ini juga menggali informasi mengenai beberapa kegiatan MataAir selama ini seperti pendidikan bela negara, best of the best dan terutama program unggulan kita yakni Bimbingan Pasca Ujian Nasional atau akrab disapa BPUN.

“Awal mula MataAir berdiri dengan mencoba mengimplementasi filantropi pendidikan melalui Bimbingan Pasca Ujian Nasional, sebuah program pendampingan pelajar untuk pengembangan diri baik akademik maupun non akademik dalam mempersiapkan dirinya menuju SBMPTN. Jadi intinya BPUN mencoba melakukan migrasi pendidikan, dari yang santri biasa harus beradaptasi dengan pelajar biasa dalam pembelajaran materi akademik menuju PTN, sebaliknya yang bukan santri atau pelajar biasa diminta masuk camp atau asrama selama 30 hari untuk bisa merasakan nikmatnya nyantri. Jadi semua saling mewarnai di kampusnya masing masing berkat adanya BPUN ini. Sejauh ini kita memiliki alumni kurang lebih 16.000 yang tersebar di seluruh Indonesia, kita harap alumni itu yang nantinya bisa menjadi frontline dalam membentuk karakter dan menjaga identitas bangsa di kampusnya masing masing.” tutur Idris.

Seperti diketahui bahwa perkembangan teknologi berbasis internet dan sosial media telah memberi banyak peluang kreatifitas bagi anak muda, maka hari ini MataAir menginisiasi lahirnya program baru bernama Djakarta Creative School, program pengembangan kapasitas diri di bidang jurnalistik dan media kreatif sebagai wadah penyaluran bakat dan kreatifitas pelajar dan anak muda sebagai upaya mengaktualisasikan diri memberikan kontribusi bagi negeri.

“Saat ini kita sedang melakukan pengembangan program jurnalistik dan media kreatif, melalui program Djakarta Creative School, peserta program ini mengikuti kegiatan dari mulai workshop jurnalistik seperti jurnalistik dasar, menulis kreatif, dan media kreatif seperti fotografi, videografi dan social media branding, yang nantinya peserta program mengikuti praktek langsung ke negara Malaysia sebagai destinasi pertama program djakarta creative school ini dan tentunya negara berikutnya seperti Singapura, Vietnam, Thailand, Jepang, Korea, New Zealand menjadi destinasi selanjutnya program kami.” tambah Idris.