Home > News > Kebangkitan Muslim di Eropa

Kebangkitan Muslim di Eropa

Pembunuhan yang terjadi di Perancis akhir akhir ini yang disertai kedatangan ratusan ribu pengungsi mayoritas muslim di Eropa menarik perhatian populasi muslim di benua tersebut. Beberapa negara di Eropa, seperti Perancis, Belgia, Jerman, Inggris dan Belanda memberikan perhatian khusus terhadap pertumbuhan penduduk muslim yang menyebabkan pembatasan dalam imigrasi di negara mereka. Tetapi seberapa besar penduduk muslim di Eropa? dan seberapa besar pertumbuhannya?

Lembaga Pew Research Center baru baru ini mempublikasikan hasil penelitian mereka mengenai estimasi mayoritas populasi muslim di Eropa, inilah fakta mengenai jumlah populasi dan persebarannya:

Jerman dan Perancis memiliki populasi muslim terbesar diantara negara negara Uni-Eropa.

Di tahun 2010, terdapat 4,8 Juta Muslim di Jerman (5,8 % dari total penduduk) dan 4,7 Juta Muslim di Perancis. Di Eropa secara keseluruhan, bagaimanapun, populasi Rusia dari 14 juta Muslim (10%) adalah yang terbesar di benua itu.

Muslim population in Europe

Penyebaran Muslim di Eropa senantiasa meningkat secara konsisten.

Pada kurun waktu belakangan ini, pangsa muslim di Eropa mengalami pertumbuhan sekitar 1% di setiap dekade, dari 4% di tahun 1990 dan 6% di tahun 2010. Dari pola pertumbuhan ini kita berharap agar pertumbuhan ini terus berlanjut hingga tahun 2030, ketika muslim diproyeksikan memenuhi 8% dari total jumlah penduduk.

Muslim population in Europe

Mayoritas Muslim di Eropa ialah pemuda.

Pada tahun 2010, usia rata rata umat Islam di Eropa ialah 32 tahun, 8 tahun lebih muda dari rata rata usia penduduk Eropa pada umumnya (40 tahun). Sebaliknya, rata rata usia yang tidak memiliki afiliasi agama, termasuk atheis, agnostik dan tidak memiliki agama secara khusus berumur 37 tahun. Rata rata usia umat Nasrani di Eropa berumur 42 tahun.

Pandangan terhadap berbagai Penduduk Muslim di seluruh Eropa

Lembaga Pew Research yang melakukan riset pada musim semi di 10 negara memperoleh kesimpulan bahwasanya di negara Eropa timur dan di selatan Eropa mendapatkan pandangan negatif. Walaupun, mayoritas responden di Inggris, Jerman, Perancis, Swedia, dan Belanda memberikan rating yang menguntungkan bagi umat Muslim. Pandangan terhadap Muslim terikat akan ideologi. Sementara 47% dari Jerman pada politik golongan kanan memberikan Muslim rating yang tidak menguntungkan,  dan hanya 17% di sisi kiri yang melakukannya. Kesenjangan antara kiri dan kanan juga terjadi sekitar 30 persen di Italia dan Yunani.

Pada tahun 2010, Uni Eropa merupakan rumah bagi sekitar 13 Juta umat Islam.

Populasi Muslim kelahiran luar negeri di Jerman tidak hanya terdiri dari imigran Turki, tetapi juga mencakup banyak lahir di Kosovo, Irak, Bosnia-Herzegovina dan Maroko. Kira-kira 3 juta Muslim asing yang lahir di Prancis berasal sebagian besar dari bekas koloni Perancis dari Aljazair, Maroko dan Tunisia.

 

MataAir/Red: Wachid Ervanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *